Menerka, membayangkan

19 Agustus 2015

 

Disana, sudut hatiku yang telah kau sentuh pada 300 hari yang sudah sudah

Tersipu malu namun buram

Pernahkah kau tahu?

Layaknya permukaan di bintang baru, entahlah

Ceritakan pada anak dan cucumu

Manusia, berdiri dan duduk beberapa jam dengan sangat biasa di otakmu, begitu tersihir dengan jiwa dan hatimu

Tidak biasanya kau, membuat organ yang terletak di dalam dadaku sesak bergembira

Hai, ternyata kau tahu

Apakah ini fatamorgana?

Kau akan singgah di kotaku

Dikota pertama kali kau dengan menyebalkannya tersenyum, tersenyum, dan tertawa

Ilusi belaka. Bolehkan aku mengumpat?

Aku tidak terbiasa menulis dan sejujurnya tidak suka menulis. Namun, kau telah memberikan kemampuan itu secara tidak kasat mata

Tahukah kau seseorang menunggu untukmu, menunggu tolol dan tersenyum dikala ada awan membentuk rambutmu

Kau punya kemampuan sihir, sepertinya benar

Kau begitu bersinar dengan tuturmu, baikmu dan idemu

Bolehkah aku selalu didekatmu?

Aku berjanji tidak akan mencoba membayangkan memilikimu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s