Doa

Senja tidak pernah sempurna, karena ia lenyap dimakan malam

Malam tidak selalu cantik, karena anginnya mungkin akan mencekik

Udaranya menyakitkanmu, membuatmu kedinginan dikala sendirian

Pagi tidak selalu pasti, ketika ia menurunkan air-air kesedihan di pelupuk langit

 

Demikian juga cinta manusia,

Yang katanya bisa sempurna dan berkharisma

Mungkin saja habis menyebabkan tangis dan miris

Mungkin saja hilang disebabkan kebosanan dan rasa tak puas

 

Namun, hatiku terpaut dengan tabungan kasih tak pernah habis dari-Mu,

Walau wujud tak kulihat, aku yakin Kau memikirkanku, barangkali sedetik diantara milyaran manusia lainnya

Peduli setan dengan  agnostik dari dataran barat, yang menertawaiku

Mereka bilang Kau ilusi, tak punya statistik dan bukti

Tidak punya pengaruh, hanya menambah keluh

Mereka bilang Kau diperuntukkan hanya bagi pengecut-pengecut bodoh dan cengeng

Aku masih dan akan selalu yakin Kau yang menghadirkan kenyamanan menjadi seorang manusia untukku

Menghadirkan senyum-senyum lima malaikat inti di rumah kecilku

Menghijaukan tanaman-tanaman Ibuku

Mendatangkan ujian-ujian kedewasaan yang selalu aku benci

Mengukir tubuhku lengkap, walau tak sempurna

 

Aku akan selalu meminta tanpa rasa malu

Menangis seperti tak punya energi

Mengeluh tanpa letih

Merasa tak puas dengan ganas

 

Alhamdulillah, kau masih menyayangiku

Menyempurnakan fungsi  jantung dan mataku

Memberi nyawa pada jurnalku

Dan menjawab pertanyaan-pertanyaanku, walau belum semua.

 

Padang, 22 Februari 2017

 

Selamat berdoa

 

T.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s